akhir2 ini dunia pendidikan kenapa mulai mendapat awan kelam..
seperti yang baru aja kita lihat di media,kasus penembakan secara brutal yang dilakukan oleh pemuda asal korea kepada 32 mahasiswa/wi di universitas virgina tech.
dimana salah satu korbannya adalah mahasiswa s3 teknik sipil dari Indonesia,Partahi Lumbantoruan.Pria batak ini secara tak diduga menjadi korban bersama 32 korban tewas lainnya.
kejadian ini terjadi secara terpisah, di asrama mahasiswa West Ambler Johnston Hall, dan Norris Hall, gedung teknik.
Kedua insiden dilaporkan berselang dua jam. Polisi mengatakan, mereka duga hanya ada satu penembak yang telah tewas.
Kejadian ini merupakan penembakan terparah di fasilitas pendidikan Amerika.
Universitas negeri tersebut berada di kota Blacksburg yang memiliki populasi mahasiwa sekitar 26.000 orang.
Kepala Polisi Virginia Tech Wendell Flinchum mengatakan panggilan darurat diterima pukul 0715 pagi dan mereka diberitahu tentang sejumlah penembakan di West Ambler Johnston Hall.
Ia mengatakan dua jam kemudian, muncul laporan tentang penembakan kedua, kali ini di Norris Hall.
Para saksi mata yang berada di dalam gedung universitas menggunakan internet untu mencari informasi tentang apa yang terjadi dan banyak yang mengirim email ke situs berita BBC.
Nikolas Macko tengah mengikuti kuliah matematika di Norris Hall saat mendengar sejumlah bunyi tembakan dan seorang mahasiswi yang duduk di dekat pintu langsung menutupnya.
“Ia mengintip keluar, dan melihat penembak, sehingga ia segera menutup pintu. Tiga mahasiswa lain menggeser meja di depan kelas, yang digunakan untuk menyangga pintu.
“Beberapa detik kemudian, penembak mencoba membuka pintu, namun teman teman sekelas tetap menutupnya, dengan penghalang meja.
“Penembak melepaskan dua kali tembakan, yang menyebabkan dua lubang, salah satu terkena podium di depan kelas dan yang lainnya mengenai jendela. Penembak mengisi ulang peluru, dan kembali menembak pintu, namun tidak bisa terbuka dan ia pindah ke kelas kelas lain,” kata Macko.
Sejumlah ambulans mengangkut korban luka ke rumah sakit rumah sakit terdekat. Namun, upaya penyelamatan dilaporkan terhambat kencangnya angin, sehingga helikopter tidak dapat digunakan.
“Sejumlah korban ditembak di ruang kelas,” kata Flinchum.
Ia mengatakan polisi menduga hanya ada satu penembak dan ia juga tewas di Norris Hall.
Mereka kini menyelidiki apakah ia ditembak oleh pihak keamanan atau bunuh diri.
“Hari ini universitas mengalami tragedi yang kami anggap tragedi besar,” kata Rektor Universitas Virginia Tech Charles Steger, dan ia menambahkan pihak universitas tengah memberi tahu keluarga mereka yang meninggal.
Gedung Putih mengeluarkan pernyataan dengan mengatakan Presiden George W Bush “sangat terkejut” atas insiden itu.
Penembakan ini adalah yang paling parah di fasilitas pendidikan Amerika Serikat.
Tahun 1996, sehari setelah membunuh istri dan ibunya, pria bersenjata Charles Whitman melepaskan tembakan dari arah menara di kampus Universitas Texas, menewaskan 14 orang dan melukai 31 lainnya.
Tahun 1999, dua rejama di Sekolah Menengah Atas Columbine di Colorado membunuh 12 rekan sekolah dan seorang guru sebelum bunuh diri.
yah, mungkin saja para pelakunya menyimpan rasa dendam pada para seniornya ato punya masalah lain??…makanya klo ada masalah jangan dibawa2 ampe ke sekolah ato kampus.. bisa2 nantinya orang yang gak bersalah jadi korban….
make peace in this world through education..and rest in peace bang Mora and the other victim…
No Comments Yet
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment



















