Ini Bajaj dan Inilah Faktanya

Leave a comment


Hola Alphacentauryners…

Bajaj, sarana angkutan umum yanng begitu melegenda di masyarakat kota besar seperti Jakarta memiliki berbagai macam fakta dan keunikannya tersendiri, seperti apa uniknya?..cekibrot!!

Fakta 1. Bajaj sangat bising dan asapnya seperti kebakaran, berdiri dibelakang bajaj bisa merupakan salah satu musibah.Melebihi tragedi Chernobyl :D

Fakta 2. Bajaj suka menikung sembarangan, dan gawatnya secara tiba-tiba, konon tikungan mautnya hanya diketahui oleh Tuhan dan sang supirnya sendiri.

Fakta 3. Jangan pernah menawar harga bajaj lebih rendah dari tawaran pertama si abang, apalagi kalau harus sampai Tarik urat karena Cuma beda 1000perak, sekali lagi JANGAN!!. Pecinta fast to furious mungkin akan senang melihatnya, tapi sebagai penumpang, nyawa sebagai taruhannya, si abang akan ngebut sekencang bajaj dekilnya bisa dipacu dan selipan juga tikungannya lebh dahsyat daripada biasanya. Si abang tidak akan segan-segan berputar 180 derajat ala Midnite Drift demi memuaskan hasratnya karena gagal dalam tawar menawar.

Fakta 4. Percayalah, 90 dari 100 orang yang naik bajaj terjadi karena keadaan terpaksa dan sangaaaaat terpaksaaaa.

Fakta 5. Tarif bajaj kadang-kadang sangat tidak masuk akal, beda-beda tipis dengan argo taksi. Terkadang indeks tarif bajaj melebihi dari IHSG maupun ITAN (*indeks tarif angkot nasional) apalagi harga minyak dunia dan kondisi situasi politik internasional. Saat event2 seperti anugrah oscar,grammy maupun piala dunia pun tarif bajaj tetap melonjak.Pokoknya seenak jidatnya si abang bajaj naekin tarifnya.

Fakta 6. Terlalu sering merasakan getaran didalam bajaj bisa menyebabkan iritasi permanen pada bagian selangkangan dan gerak tubuh tidak lagi seimbang, selain itu mendengar bunyi angin ribut knalpotnya selama 10 menit sama efeknya dengan 100 menit ketika anda dugem. Jadi, ga punya duit buat dugem?..naiklah Bajaj dan putar lagunya DJ Tiesto lewat Hape kesayangan loe.

Fakta 7. Percaya tidak percaya, tikungan dan rem bajaj bisa kita lakukan dengan satu sentuhan (dinamakan teknologi one touch breaking ), Teknologi ini sedang diteliti oleh para ilmuwan jepang dan eropa :D cara kerja dari teknologi ini tidak rumit cukup simpel, yakni : tepuk pundak si abang. (*prok-prok jadi apa..)

Fakta 8. Bajaj ada beberapa tipe, tipe bajaj paling bengal dinamakan ‘Bajaj Sporty’, perbedaannya bisa dilihat dari pantat bajaj yang lebih menukik daripada bajaj orisinil beda2 tipis ama CBR ato Ducati. Tipe bajaj seperti ini yang harus di hindari para biker jika dalam keadaan hujan atau becek.

Fakta 9. Bajaj ga peduli jalanan macet karenanya dan juga keadaan penumpangnya, 100 persen cuek abiz.. yang penting selagi bajajnya mampu masuk dalam celah sempit bahkan sedikit miring asalkan bisa dilewati ia akan terus mencobanya, hal ini yang paling sangat mengesalkan para biker dan pengendara lainnya, karena seringkali bajaj menutupi jalan yang seharusnya bisa dilewati para biker. Oleh karena itu sangat recommended sekali apabila driver bajaj mengikuti motoGP, pengalaman berliuk2 sudah khatam.

Fakta 10. Bajaj menaruh dendam kepada kancil *dendaaaamm bangeett ampe tujuh turunan, seperti bus kota benci kepada busway.

Kamus Gaul Arek Suroboyo

Leave a comment

Hola Alphacentauryners..

Beragam bahasa gaul mulai bermunculan akhir2 ini, seperti : “secara.., meneketehe, sutralah, markitdur..” dsb. Semua itu udah ga asing lagi ditelinga kita, bahkan kayaknya udah mulai bingung mana Bahasa Indonesia asli yang baik dan benar dengan Bahasa Gaul X_X. Kali ini gw mau share beragam bahasa daerah yang bisa banget buat jadi bahasa gaul, dijamin ga kampungan and bikin kamu tambah pede hehe..selain itu sebelum diklaim sama malingsia :p, Yuk disimak

A.
Ambèn. Bayang. Ranjang dari bambu atau kayu.
Ambèk, Barèk. Dengan
Ambu. Bau.
Ambung. Cium
Amblêg. Longsor
Ancèn. Memang.
Andhok. Makan/ minum di warung/ restoran
Antarané. Kira-kira begitulah
Apês. Sial
Arèk. Anak, anak muda

B.
Bablas. Langsung pergi begitu saja.
mBanyol. Melawak, melucu.
mBanyaki, Mèmèti, Umêk, Usrêk. Tidak bisa diam
mBambung. Menggelandang
Barèk. Dengan, Bersama dengan
mBathang. Dibiarkan menganggur, sia-sia, bosan menunggu.
mBêcong, Mêcucu. Cemberut
mBêdunduk. Muncul, mencuat ke atas.
Bêkasakan. Kurang ajar, tak tahu sopan santun.
Bêrak-bêrok. Berteriak mengganggu.
Bèsèr. Berulangkali buang air.
Bibik. Bibi
mBidêg, Njêgidêg. Membisu
mBulêt. Ruwet, berbelit-belit
Blakkotang. Terus terang. Blak-blakan
mBlakrak, Ngloyong, Ngêluthus. Pergi tanpa tujuan yang berguna.
mBlarah. Berkembang tidak karuan
Blatèr. Ramah, mempesona, menarik hati.
mBlênêk. Muak, bosan yang berlebihan.
Blêjêt, Mudo Blêjêt. Telanjang bulat.
mBrasak. Menerobos.
mBrosot. Menerobos (misalnya menerobos pagar)
mBuncit. Terakhir.

C.
Cak, Cacak. Kakak (arti sebenarnya), panggilan untuk orang laki-laki
Cangkêm. Congor. Mulut
Cawuk. Nyawuk. Menyendok dengan seluruh jari tangan.
Cêkikik. Suara tertawa yang ditahan
Cêlathu. Maki-maki
Cêngkal, Pêngku. Sulit diberi pengertian.
Cèwok. Cebok
Cèmot. Mulutnya belepotan sisa makanan.
Cingkrang. Pendek (celana yang tidak menutupi kaki sampai ujung)
Cingur. Hidung (biasanya untuk hewan)
Clomètan. Asal komentar
Cluthak, Nglamak. Kurang ajar, tidak tahu aturan.
Congok. Bloon, seperti idiot.
Cotho. Sia-sia, percuma.
Cuthêl. Sudah tidak mampu menerima penjelasan lagi. Bodoh
Cwawak. Suaranya keras sekali.

D.
nDhêdhês. (Bertanya) menyelidik
nDèlèh. Meletakkan
nDêlok. Melihat
nDêmèk. Menyentuh
Dhèrèk. Sêdhèrèk. Saudara
nDhoprok. (kasar) Duduk berjongkok
nDingkik. Mengintai
Dingklang, Pincang. Cacat satu kaki, sehingga jalan tidak bisa tegak.
Dilêp. Menstruasi hari pertama
nDhorak. Menangis
nDlêming. Bicara pelan seperti membaca mantra
nDlèwèr. Sembrono, tidak waspada, seenaknya.
nDlosor. Terjerembab
Dobol. Anus Jebol, jenis makian.
nDowèh. nDomblè. Kedua dibir yang selalu terbuka, sulit mengatup (kebiasaan)
Dugang, Sadhuk, nJêjêk. Menendang
nDrênginging. Suaranya berdenging

E.
Èkèr. Bertengkar.
Èkèr-èkèr.Mencari sesuatu di reruntuhan
Èman. Sayang
Êmbuh, Mbuh. Tidak (mau) tahu.
Émbuh. (Minta) tambah.
Èndah-èndah. Lèyèh-lèyèh. Bersantai
Entas. Dientas, diangkat dari dalam air.
Ènthos. Mampu melakukan sesuatu (sindiran bernada melecehkan). Gak Enthos.

G.
Gaplèk. Nggaplèki. Singkong yang dikeringkan (Arti sebenarnya). Menjengkelkan.
Gasruk, Gasak. Serang, pukul.
Gatêl. Gatal. Kiasan untuk perempuan genit.
Gathèl. Makian kotor.
ngGêblak. Jatuh ke belakang, jatuh sakit.
Gêdibal. Manusia yang tidak berharga
Gêmbèng. Suka menangis, cengeng.
Gêmontang. Suara yang menggelegar, menguasai ruangan
Getham-gêthêm. Gethem. Gregetan.
Gibêng, Kaplok. Tempeleng
Gico, Gaco. Mankot, andalan, yang dijagokan.
Gidhal. Kotoran gigi, biasanya untuk makian.
Gimbal. Kusut (untuk rambut)
Glangsaran. (Biasanya untuk pakaian) Dikenakan untuk keperluan sehari-hari, di rumah.
Goblok. Bodoh
Gobyos. Keringat mengalir deras
Gocik. Penakut
Gogrok, Logrok. Rontok
Goroh. Tipu, menipu.
Gothang. Tidak lengkap (hanya satu sisi).
ngGondhok. Medongkol
ngGragas. Rakus
Grawuk. Krawuk. Mencakar

H.
Horêg. Bergerak akibat gempa (bisa berarti kiasan)

I.
Indêhoy. Sir-siran. Pacaran
Itil. Clitoris. Kelentit

J.
Jadhungan. Sedang asyik berbicara, bercengkerama.
Jancuk. Makian umum (maknanya kasar namun juga akrab)
Jangkrik. Makian umum (untuk menghaluskan Jancuk)
nJarag. Membuat gara-gara.
nJêbobok. Melebar dan besar. (Kupinge njebobok)
Jêbus. Gak onok jebuse. Tidak jelas kelanjutannya.
nJêdhir. Bengkak. Lambene njedhir. Bibir bengkak akibat benturan
nJêgot. Marah dengan berdiam diri, medongkol disertai kemarahan yang terpendam.
nJêglak. Makan (ungkapan kasar)
nJêkèthèk, nDilalah. Tahu-tahu, tiba-tiba, ternyata jawabannya tidak diduga sebelumnya.
Jêmbuk. Nol, kosong.
Jèmbrèt. Kondisi yang belepotan.
nJêngking. Menungging
nJiat. Meminta dengan memaksa agar dituruti kehendaknya.
Jibrat. Terciprat. Jibrat pulute, kena getahnya
Jlèntrèhno. Menerangkan sampai detil
Jithok. Leher bagian belakang. Kudhuk.
nJogrok. Tiba-tiba berada (di suatu tempat)
Jongor. Keadaan yang mengenaskan (akibat jatuh kecelakaan).
Jothak, Siwak, Gak Wawuh. Tidak disapa, berseteru dengan orang lain.
Jrongkok, Jrongkokno. Didorong hingga jatuh.

K.
Kacrok, Kacrêk. Kapok, pernah dikecewakan.
Kamisosolèn. Bicara tergesa-gesa sampai keliru mengucapkan.
Kancrit. Tertinggal.
Kaplok, Gibêng. Tempeleng
Karak. Nasi yang kering
Kasèp. Terlambat untuk menjalani.
Kathik. Dengan, Gak Kathik. Tidak mau menyertakan
Katog. Sudah puas
Katok. Terlihat
Kathok. Celana pendek
Katut. Tidak sengaja terbawa. Tergoda orang (lawan jenis) lain
Kaspo. Omong kosong, membual.
Kayal-kayal. Bergerak meronta-ronta di lantai akibat kesakitan.
Kawak. Lama, usang.
Kawus. Hilang tanpa bekas
Kêbacut. Terlanjur. Sudah diluar batas.
Kebimbang, Kepincut. Merasa senang dengan orang lain (lawan jenis)
Kêcênthok. Pernah dikecewakan
Kêdonyan. Materialistis.
Kêloyong. Pergi yang tak jelas tujuannya.
Kêmaruk. Serakah, rakus.
Kêmatus, Ngênês. Merana
Kêmayu, Nganyèng. Genit
Kèmlothak. Suara seperti benda-benda keras bertumbukan.
Kèmrosak. Suara berisik seperti semak-semak terinjak.
Kêplênyok. Tertipu.
Kêponthal-ponthal. Tertinggal langkah.
Kêprucut. Tidak sengaja terlepas bicara
Kètok. Terlihat
Kêthok. Potong
Kêtimpal-kêtimpul, Kampul-kampul. Mengambang di air.
Kêtlikuran. Gak ketlikuran, tidak terurus, lupa melayani.
Kêtronyok. Tertipu
Kinthil. Selalu mengikuti kemanapun pergi
Kitir. Tanda bukti pembayaran rekening
Kiwir-kiwir. Kondisi hampir putus. Pacar dari pelacur (arti kiasan)
Klèmprak, Klèmprakno. Digeletakkan begitu saja.
Kliwar-kliwèr, Riwa-riwi. Berjalan kesana-kemari.
Klombor. Longgar. Ukurannya lebih besar
Klonèng. Montor Klonèng. Mobil Pemadam Kebakaran
Kluruk. Berkokok, memamerkan kekuatan
Kobêr. Sempat
Koên, Kon, Pêno, Riko, nDiko. Kamu.
Konangan. Ketahuan, kepergok
Konthol. Penis
Korèp. Kondisi belum mandi
Kosro. Sembrono. Kasar.
Kurangên. Tidak cukup, masih merasa kurang.
Kutang. BeHa
Korak. (KOtoran RAKyat). Preman, orang yang suka bikin ribut.

L.
Labrak. Mendatangi sambil marah-marah
Lambé. Lambému. Bibir, bibirmu, (komentar terhadap omongan orang)
Lamis. Perkataan yang manis (bernada menjilat).
Lancang. Melampaui batas kewenangan
Lémbung. Goyah, layang-layang putus benang.
Lèmbèng. Genit
Lêngêr-lêngêr. Termangu-mangu
Lèyèh-lèyèh. Bersantai
Longor. Bloon, bodoh.
Lonthè. Binatang malam. Pelacur.

M.
Magrong-magrong. Gedong magrong-magrong. Rumah mewah yang nampak berwibawa
Mal, Dimal. Duga, diduga, sudah diketahui lebih dulu
Mangap. Mulutnya terbuka.
Masiyo. Meskipun
Matamu. (Artinya sama dengan bahasa Indonesia) Digunakan untuk makian.
Mayak. Kurang ajar.
Mblènjani. Mengingkari (janji)
Mêcothot. Menyembul keluar
Mêcungul, Mbêjudul, Njêngunguk. Muncul tiba-tiba
Mècucu, Nyaprut, mBèsungut. Cemberut
Mêdhag. Sia-sia, tidak dipergunakan.
Mêkungkung. Membungkuk, kondisi melengkung.
Mèmèti, mBanyaki, Umêk, Usrêk, Srèdèk. Tidak bisa diam
Mêngkorok. Siyak-siyak. Merinding
Mêntas. Keluar dari dalam air. Mampu hidup dengan usaha sendiri.
Mênthor-mênthor. Terang benderang
Mêthangkring. Duduk di atas dahan
Mêthingkrang. Duduk sambil mengangkat kaki
Mêsakat. Tidak bisa diatur, tidak mau menurut, perbuatannya menentang.
Mêngkêlung. Agak roboh, condong, membentuk garis lengkung
Mêthantang. Telentang
Methênthêng. Tegang
Methunthung. Menyembul ke atas
Mlêding. Menghadapkan pantat ke orang lain.
Mléngsé. Meleset
Modar. Matèk. Mati (kasar), makian.
Muluk. Terbang (Montor Muluk, kapal terbang), Makan dengan tangan
Munjuk. Menuju ke atas
Mrusut, Mrucut. Terlepas dari pegangan

N.
Ndhas. Endhas. Kepala
Ngacêng. Ereksi
Ngalêm. Manja.
Nganyèng, Kêmayu. Genit.
Ngambul. Mutung sambil cemberut, berontak.
Ngaplo. Kecewa karena tidak mendapat apa-apa.
Ngaprêt. Pas badan (untuk pakaian)
Ngêncuk. Bersetubuh
Ngèndhangi. Menjenguk
Ngênês, Kêmatus. Merana
Ngèsot. Bersimpuh
Nggêdabrus. Membual
Nglamak, Cluthak. Kurang ajar, tidak tahu aturan.
Nglèmpoh. Nglèsot. Sikap duduk semecam bersila di lantai
Nglokro. Lemas, tidak bergairah
Ngluruk. Mendatangi untuk menyerang.
Ngowos, Ngèwès. Bocor, keluar anginnya. Bicara menyombongkan diri (cenderung menipu).
Ngrêmêt. Meremas
Ngrêmpayak. Menjalar, rimbun
Nguntal. Menelan makanan (kasar), makian.
Ngutil. Mencuri kecil-kecilan di toko
Ning. Kakak perempuan (arti sebenarnya), panggilan untuk orang perempuan.
Njarêm. Sakit tak terkira
Njêngunguk. mBejudhul. Muncul tiba-tiba
Nrithil. Sedikit-sedikit tapi terus menerus
Nyangap. Rakus, mulut maunya terbuka terus.
Nyaprut. Cemberut
Nyathèk. Mengigit (untuk binatang, arti sebenarnya), Bicara tanpa diminta, menyela pembicaraan orang lain yang terkesan kurang sopan atau tidak dikehendaki.
Nyêlinthung. Tahu-tahu menghilang dari kerumunan.
Nyêmpluk, Têmbêm. Berisi (untuk pipi)
Nyêmplung. Tercebur, sudah terlanjur.
Nyêmoni. Menyindir dengan pembicaraan di depan yang bersangkutan
Nyêngunguk. Menengok sebentar suatu keadaan
Nyocot, Nyrèpèt, Nyècrèt. Mengomel terus, bicara tanpa diminta.
Nyuduk. Menusuk

O.
Ongkêp. Sumuk. Hawa panas terasa di badan.
Opèn. Teliti, rajin.
Oré-oré. Rambut terurai

P.
Pancêt. Tetap
Pathèk. Penyakit gatal (frambosia). Gak Pathèkên. Ungkapan sombong untuk diri sendiri, tidak butuh orang lain.
Pathak. Pathakmu. Kepala. (kata makian)
Pêngku. Sulit diberi pengertian, suka melawan.
Playon. Lari-lari
Plêsir, Pêlêsir. Rekreasi

R.
Ragangan. Kerangka
Ramut, rumat. Rawat, pelihara
Rasan-rasan. Membicarakan seseorang secara tersembunyi
Rèkodoyo. Rekayasa
Rêkoso. Hidup susah
Rêpot. Lapor
Riwa-riwi. Bolak-balik
Rudopêkso. Diperkosa

S.
Saklèbatan. Sekilas
Sampyuh. Draw, sama-sama kalah.
Sêmoyo. Janji
Sêmliwir. Menjulang ke atas
Sêmpal. Lepas dari persendian atau dahannya.
Sêpur Lêmpung. Menunjukkan gambaran zaman kuno (Jaman Sepur Lempung)
Sèngklèh. Hampir terlepas, hampir jatuh.
Sir-siran, Indêhoy. Pacaran
Situk, Siji. Satu.
Slawir. Pating Slawir. Melambai-lambai
Sliwar-sliwêr. Berkeliaran
Srèkalan. Maunya menang sendiri.

T.
Tambêng, Pêngku, nDablêg. Tidak mau menurut perintah. Tidak bisa diatur.
Tawur. Keroyok.
Tandang. Ditandangi. Dikerjakan
Tandanggawe. Bekerja
Taèk. Tahi, kotoran manusia. Biasanya untuk makian.
Têlèk. Tahi
Tèlèk. Cari, mencari.
Tèmpak. Tendhang.
Têmpik. Torok. Vagina
Têrbêlo, Pêndoso. Keranda mayat
Tlunyar-tlunyur. Berjalan kesana kemari tidak jelas tujuannya
Tukaran. Bertengkar
Tungkul. Diserang dari arah belakang.
Tuwuk. Kenyang.

U.

Umêk, Usrêk, mBanyaki. Tak bisa diam.
Umak-umik. Bibir bergerak-gerak seperti bicara namun tidak terdengar.
Urup, Tukar, Ijol. Tukar (uang atau benda) dengan yang lain.

W.
Wadan, Diwadani. Julukan, diolok-olok.
Wadhuk, Wêtêng. Perut (kasar)
Wadul. Mengadu
Warèg. Kenyang.
Wurung. Batal

Saatnya Bule Beraksi!!…

Leave a comment

Hola Alphacentauryners..

iseng jalan2 di youtube pas searching lagunya si abdul & coffee theory yg Happy Ending, eehh gw nemuin ada bule yang covering tuh lagu. Awalnya sih gw kira bakalan kacau balau belepotan nyanyiinnya..tp eh ternyata berbalik nungging 180 derajat!!!, mau tau gimana?..cekidot

Dean Matthew nyanyi Happy-Endingnya Abdul :)

masih ada lagi lho aksi si Dean pas nyanyi Untitled-nya Maliq, cekidot:

selain aksinya si dean, ada juga si Paijo *gw sebut aja gitu biar gampang. Si do’i ngebawain lagunya Armada yang judulnya “Mau Dibawa Kemana”..sumpee keren banget cuy,gw berasa denger Brandon Flowernya The Killers tiba2 nyanyi “Mauu dibawaaa kemanaaa…hubungan kitcyaaaaa…”
yuk disimak

Dan yang terakhir dateng dari best couple (*kenal di warteg kantin Yale university) dari mbak Yu Taylor dan Kang Mas Jonathan membentuk duet yg menghebohkan jagat musik per-bulean, dg membawakan tembang “Kalo Bulan Bisa Ngomong dari Doel Sumbang ft Ninis Karlina” monggo cekidot

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.